Anak Saya Pengguna Windows XP, Mac OS, dan Linux Ubuntu

Anak saya first grade dan third grade Angell School di Michigan. Mereka di kelas mendapatkan pelajaran komputer setiap minggu 2 kali. SD anak saya menggunakan Apple Computer dengan Mac OS (sistem operasi) di semua kelas. Di rumah saya menggunakan Windows XP untuk komputer istri saya karena departemen tempat dia belajar menggunakan windows based software. Saya sendiri menggunakan Ubuntu untuk laptop lama (2005) kesayangan saya. Sedangkan kami mempunyai iBook th 2001 yang menggunakan OS X (10.3) yang karena kami masih sayang untuk menjualnya, dan karena bentuknya yang manis-kecil-imut kami putuskan untuk tetap menggunakannya. Dan ternyata anak-anak tidak ada kesulitan sama sekali menggunakan 3 sistem operasi berbeda..

Fakta sederhana bahwa perbedaan OS sebenarnya tidak ada kaitannya dengan penggunaan OS. Dengan syarat bahwa program yang dibutuhkan ada didalam OS tersebut. Itu kalau memang orientasinya adalah teknologi itu adalah alat untuk memenuhi kebutuhan manusia, bukan teknologi itu untuk gaya-gayaan atau mempertahankan pendapat karena sudah terlanjur mengatakannya (karena jualan program misalnya). Jadi jangan sampai kita manusia diperbudak oleh teknologi.

Saya masih heran dengan keengganan instansi milik pemerintah untuk mengganti sistem operasi nya menjadi open source. Apakah kalo memang sudah terlanjur menggunakan program tertentu (office suites) lantas tidak bisa pindah sistem operasi ? Saya yakin 80% penggunaan komputer di instansi pemerintah itu bisa menggunakan opensource. Sebagian kecil saja yang memang sudah terlanjur menggunakan software yang hanya bisa berjalan di Windows.

Tidak mau terjebak dalam perdebatan panjang pendukung Windows vs Open Source di Indonesia. Karena jika kita mau melihat kondisi negara ini yang mempunyai anggaran terbatas alias negara yang tidak kaya(kalo saya tidak boleh mengatakan negara yang miskin), mengapa harus dibuang hanya untuk membeli barang yang bisa didapat dengan gratis ? Konteksnya adalah penghematan, jangan menghamburkan uang negara. Daripada memotong anggaran research dan pengentasan kemiskinan, lebih baik memotong anggaran sistem operasi. Itu saja, simple. Gitu saja kok repot.

6 Responses to Anak Saya Pengguna Windows XP, Mac OS, dan Linux Ubuntu

  1. donlenon says:

    he he he.. wah, sekarang jadi Gus Dur banget gitu lho?!

  2. minanube says:

    He..he.. marah nih om sama negara sendiri?
    Saya spendapat dengan sampean, seharusnya pemerintah tegas, misalnya memberikan pelajaran komputer sejak SD dan sistem operasi unix (gratis kayak linux) biaar nanti kalo pada gede demen sama ngoding dan indonesia bisa maju IT-nya

  3. wsetyonugroho says:

    nda marah kok ….prihatin ….
    lha wong, nda ada gunanya pemerintah mbela propierty OS. Apa untungnya coba ?

  4. vlaoens says:

    Saya setuju andai di Indonesia diperkenalkan sistem informasi sejak usia dini (SD) dan di fasilitasi pengadaan sarana dan Prasarananya oleh Pemerintah. Cuma..
    kacian Wakil Rakyat!
    Makin banyak dong yg ditangkep KPK?

  5. KUGOS KOM says:

    salam.. sy sangat tertarik mengenai mengenai S.O.P(sistem operasi),memang skr menjadi perdebatan krn orang saling mempertahankan prinsip dan bukan ego!,pada dasrnya kita semua terutama pemerintah harus memahami pengertian SOP(SISTEM OPERASI) BESERTA tujuanya,jadi jgn sampai takut rugi dana malahan nantinya rugi waktu dan tenaga terlebih lagi akan menghambat kreativitas seseorang artinya akan menghambat perkembangan di tanah air pa bila open source berlaku di tanah air,pikir2 dulu jgn sampai dikasi gratis untuk pembodohan bangsa!!!!!!MERDEKA…………………

  6. saccarrep says:

    Setuju…. saya sendiri menggunakan ubuntu dan istri menggunakan windows saya sih prefer yg open source. Komputer istri juga program-programnya saya installin yg freeware atau open source. Pemerintah dari anggaran software bisa hemat banyak ya pak… bayangkan misalnya os seharga USD 200 blum termasuk office suite, graphic dll kali berapa jumlah komputer atao mungkin beli licensenya volume based kali …. kali… berapa yg bisa dihemat ya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: