Non Violence Martial Art

Aikido sering di katakan beladiri yang tidak menggunakan kekerasan. apakah mungkin sebuah sistem beladiri yang tidak mengikutsertakan kekerasan ? Mengingat pada umumnya tidak demikian ?

Mari kita coba tengok sejarah peradaban manusia, pada jaman bahula (jaman dulu banget kata orang-orang) manusia melakukan ritual menyembah Dewa ato Dewi mereka dengan melakukan korban manusia. Bagi kita yang hidup pada jaman ini akan merasa keheranan dengan kondisi seperti itu. Bagaimana mungkin seseorang tega mengorbankan manusia lain untuk disembelih dalam rangka ritual peribadatan. Namun jaman berkembang, kebudayaan juga berkembang, manusia juga berkembang. Ritual semacam itu sudah tidak dilakukan lagi (semoga memang sudah tidak ada lagi, who knows ?).

Dalam perkembangan persenjataan perang misalnya juga terjadi banyak perkembangan yang berkembang sesuai dengan budaya pada saat itu. Duluuuu orang berperang menggunakan pedang dan panah (misalnya), namun karena dirasa kurang mematikan dan daya hancurnya yang rendah maka dikembangkan Panah Super Besar, atau ketapel batu yang besaar. Tahun demi tahun berlalu, senjata berkembang menjadi lebih hebat, lebih besar daya hancurnya, lebih mudah dioperasikan …dan lebih mematikan.

Namun, pada kenyataannya banyak penelitian yang dilakukan untuk mengembangkan senjata yang lebih manusiawi katanya. Ketika peradaban sudah berubah muncul pendapat “mengapa harus membunuh atau merusak ketika kita bisa menggunakan senjata yang bisa melumpuhkan dengan efektif tanpa merusak atau membunuh “. Jika ada diantara pembaca yang mengikuti acara Future Weapon oleh Discovery Chanel atau Modern Marvel oleh History Chanel, maka akan menyaksikan banyak sekali inovasi persenjataan yang disebut Non Lethal Weapon System. Bukan fiksi, bukan mengada-ada, bukan isapan jempol. Cetho welo-welo, nyolok moto (kata pak Bina – acara di TVRI jogja) bahwa memang senjata non lethal memang ada. Jadi menurut saya sesuai dengan perkembangan peradaban manusia, mereka akan menciptakan sesuatu yang lebih humanis (yah anda boleh setuju boleh tidak, lha wong namanya blog), walaupun sesuai kodrat manusia yang diciptakan berbeda-beda dan unik tetap saja banyak orang yang berorientasi untuk menciptakan sesuatu yang lebih merusak dan lebih hebat daya bunuhnya untuk memenuhi kebutuhan nafsu mereka.

Mana nih Aikido nya ?

Beladiri juga merupakan produk budaya manusia. Bisa jadi muncul karena diciptakan untuk mempertahankan diri, tetapi bisa juga diciptakan dengan tujuan untuk mengalahkan, menyakiti, bahkan membunuh sesamanya. Ketika diciptakan ditengah lingkungan yang penuh kekerasan, maka respon yang terjadi adalah menciptakan anti kekerasan itu dengan membela diri juga dengan keras (saya tidak menyebut kekerasan). Pukulan ditangkis, tendangan dibalas tendangan, ada celah mari kita sikat. That’s all about martial art. Aikido melihatnya sebagai sesuatu yang lain. Ketika melihat dunia sudah berubah, orang mencoba menyelesaikan perselisihan dengan perdamaian, mengapa beladiri masih menganut filosofi gerakan tangkis dan sikat ? Maka Aikido menawarkan sebuah sistem beladiri yang mengedepankan pemecahan masalah secara damai dalam menyelesaikan sebuah konflik. Sifat aikido yang tanpa kekerasan ini tidak bisa terjadi kalo si orang tidak mempunyai jiwa dan semangat untuk untuk selalu menjaga kedamaian dan menyebarkan kasih sayang dan rahmat kepada umat manusia. Sifat ini lah yang akan terpancar pada tehnik yang memang oleh O Sensei sudah dibuat sedemikan rupa untuk tidak merusak, tidak menyakiti orang lain ataupun tidak berbenturan tenaga dengan partner latihan.

Bagi para Aikidoka, jika belajar hanya fokus pada teknik tanpa mempelajari filosofinya, anda akan tertinggal jauh. Menurut saya, teknik aikido akan berkembang seiring dengan pemahaman kita terhadap filosofi aikido. Akan berhenti pada suatu titik jika anda belajar pada fisik nya saja. Tapi anda akan berkembang lebih kaya jika anda memahami semangat dasar Aikido ini. Memang anda belajar bentuk tehnik pada awal latihan, namun jika sudah matang, anda akan merasakan bahwa Aikido itu tanpa bentuk lagi. Aikido adalah harmoni terhadap alam semesta ini.

Sebuah tips sederhana, janganlah melakukan waza karena anda ingin menyakiti partner anda (nikkyo misalnya). Semangat anda adalah mencari gerakan yang sempurna dari waza ini, untuk dapat mengontrol partner anda. Mengontrol tidak harus dengan sakit bukan ? tepat pada titik tertentu sebelum uke anda merasa sakit, anda bisa mengontrol partner anda. Sering seorang teman senior saya mengingatkan bahwa dalam melakukan teknik jangan sampai “gethem-gethem” (ini basa jawa yang artinya kurang lebih gregetan/jengkel). Tenaga anda menjadi bersifat tajam dan tidak menentramkan. Dia ini sering mengingatkan untuk mengingatkan diri sendiri karena profesinya sebagai seorang dokter, bahwa jangan sampai bahwa sentuhan dalam memeriksa seorang pasien membuat pasien tidak nyaman, tetapi harus memberikan ketentraman dan keteduhan. Jika anda terbiasa gethem-gethem, anda akan terbiasa (dibawah alam bawah sadar) untuk melakukannya dalam setiap segi kehidupan anda. Namun jika anda berlatih terus dengan mengolah rasa untuk selalu memberikan perlindungan dan kasih sayang setiap anda melakukan waza, maka semangat itu akan terbawa secara tidak sadar juga sampai di setiap segi kehidupan anda.

Beruntung bukan ? anda berlatih aikido, anda dapat sehat, anda dapat bonus beladiri, dan anda berlatih untuk menjadi orang baik setiap saat. Bonus ganda, bahkan lebih. Jadi marilah berlomba-lomba untuk berlatih lebih giat lagi. Marilah berlomba-lomba untuk berbuat kebaikan. Menyebarkan kasih sayang di muka bumi ini.

2 Responses to Non Violence Martial Art

  1. devi says:

    sensei, kok blognya jarang di update???

  2. wsetyonugroho says:

    sekarang sudah sering kok :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: