BangJo

BangJo, istilah di jogja untuk lampu lalu lintas (traffic light). Abang Ijo, lampu abang lan lampu Ijo. Merah untuk stop dan hijau untuk jalan. Atau plesetan dari warna itu bisa Hijau untuk jalan, Kuning hati-hati, dan Merah adalah berani .. !!!

bangjoseperti bendera negara kita, Merah Putih, merah kan diartikan berani. Maksudnya banyak sekali pengendara bermotor melanggar lampu merah dengan gagah berani. Sudah melanggar, kalo ditabrak, malah marah-marah. aneh juga kan ? itulah indonesia (dibaca: lagu Indonesia Tanah Airku)

pertama kali saya dan istri merasakan nyupir sendiri di US sekitar th 2002 di provo. pengalaman yang dirasakan menyenangkan adalah dengan lampu BangJo itu tadi. Ini masalah sederhana saja. Dimana letak BangJo yang enak buat pengendara ? Nah pengalaman disini ternyata lebih nyaman. Kalo di Jogja kebanyakan (mungkin di indonesia gitu juga) tiang BangJo ada di sisi kita bukan di sisi seberang kita. Eh, tahu kan maksud saya ? BangJo nya ada di dekat kita, sehingga kalo pengendara urutan depan susah melihat tandanya karena harus mendongak keatas. Nah disini kebanyakan, letaknya ada diseberang kita. Ato gampangya ada disisi kendaraan yang belawanan dengan kita. Jadi kita ngga perlu mendongak keatas, tapi cukup melihat kedepan. Lebih nyaman sih.

Nah jadi timbul pertanyaan, kenapa letak BangJo kita seperti itu ? apa pertimbangannya ? Coba, ada yang tau ?

5 Responses to BangJo

  1. nunuk says:

    kalau di djogdja “bangjo” itu masih sanaknya ( saudara ) “teteg sepur”, sama sama untuk ngatur lalulintas, tapi yang satu ini tidak hanya pakai lampu saja, karena kalau dilanggar taruhannya nyawa ( bisa di tabrak sepur ).

  2. nunuk says:

    Pertimbangannya, orang indonesia umumnya kalau dibelakang setir matanya suka usil ………..tengok kiri………. tengok kanan………, mangkanya transportasi tradisionil di djogdja ( andong ) kudanya di kasih kaca mata agar nggak ikutan tengok kiri kanan…..

  3. wah, dadi inget jogja banget pak. itu (bangjo) termasuk istilah pertama yang saya pelajari di Jogja, selain itu ada “dong (mengerti)”, “bajigur (kalo yang satu ini jelas bukan bermaksud menyebut sejenis minuman)”, dsb…

    kalo dilihat dari postingannya kok gak pernah di update pak? apakah karena sibuk latihan aikido? he he he..

    kalo ada waktu, kunjungi blog saya juga ya pak..

    http://donlenon.blogspot.com/

  4. donnie says:

    DI jogja lebih canggih win. bangjo diletakan dikedua tempat, baik disisi kita maupun disisi lawan…
    sampeyan kakean lunga apa sok gak kenal kuthone dewe win??
    hehehe kidding.. :p
    Lebih hebatnya lagi, sekarang hampir di tiap traffic light ada counting down nya juga.. jadi kita bisa siap2 mau melanggar lampu merah atau tidak..

  5. wahyukresna says:

    bangjo oh bangjo…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: