Ternyata berhenti berpikir atau memikirkan tentang kehidupan sekitar kita ini adalah hal yang buruk. Hasilnya ? nulis di blog ini macet lagi … . Walau sudah ada banyak draft di catatan, tapi belum layak tampil, karena ide macet. Tulisan berhenti di tengah-tengah …ide menguap begitu saja.
May 4, 2008 at 10:02 pm |
macet itu karena ingin jalan tapi nggak bisa jalan
akhirnya tidak sampai tujuan atau terlambat sampai tujuan,
caranya biar nggak macet ???
buatlah sumua tempat adalah tujuan , ketika ide sudah di tulis …… dan berhenti …. anggaplah di situ adalah tujuan ….. kecuali dalam diri kita ada polisi lalulintas nya ….. takut kena tilang karena berhenti di tengah kemacetan….. ???
Apa kabarnya Adik ? Semoga keluarga di amrik sini baik baik saja
mas Nunuk
July 1, 2008 at 5:18 am |
Ide adalah manifestasi dari gejolak hati, pemikiran, angan-angan, kemampuan kontemplasi dan pantulan kekayaan referensi yang dimiliki oleh seseorang. Ide yang dapat direalisasikan dan bermanfaat bagi orang lain terjadi apabila si empunya ide dapat memadukan pantulan-pantulan manifestasi tadi dengan dasar-dasar ilmiah dari referensi yang dimilikinya dan akan lebih nyata lagi apabila diramu dengan skill yang dimiliki. lha kalau idenya masih macet (sementara ini) yang perlu ditambahi dulu sangunya kemudian pada saat kondisinya sedang “in” maka ide yang lain Insya Allah akan muncul lagi. Tapi juga perlu diingat bahwa refernesi yang banyak belum tentu bisa menjamin aktualnya bentuk ide. karena masih harus ditambah dengan pemaduan antara pengalaman di “lapangan” dengan bahasan teori-teori dalam referensi